Home Drone Huawei Sudah ‘Dihukum’, Kini Trump Incar Produsen Drone DJI?

Huawei Sudah ‘Dihukum’, Kini Trump Incar Produsen Drone DJI?

3 min read
0
0
166

Jakarta, CNBC IndonesiaPemerintah Amerika Serikat (AS) telah menuduh Huawei Technologies memata-matai negara dan menjatuhkan sanksi tidak bisa berbisnis dengan perusahaan AS tanpa linsensi. Kini dugaan yang sama muncul pada perusahaan pembuat drone asal China, DJI.

Departemen Dalam Negeri AS baru saja memperingatkan perusahaan AS tentang risiko keamanan data jika menggunakan pesawat tanpa awak (drone) komersial buatan China, seperti dilaporkan CyberScoop dan Politico, serta dilansir dari Grizmodo, Selasa (21/5/2019).

Lembaga Cybersecurity dan Infrastructure Security Agency (CISA) pun sudah memperingatkan perusahaan AS untuk “berhati-hati” terhadap drone buatan China “karena mereka mungkin mengandung komponen yang dapat membahayakan data pengguna dan membagikan informasi ke server yang diakses di luar perusahaan.”

Foto: RyanTaftiyan/DJI Enterprise Launch in Indonesia

Saat ini, DJI adalah perusahaan drone terbesar di dunia.

Pada 2017, pejabat Keamanan negara AS mengeluarkan memo yang mengklaim drone dan perangkat lunak DJI “menyediakan infrastruktur penting AS dan memberikan data penegakan hukum kepada pemerintah China,” mengutip sumber yang dapat dipercaya “dengan akses pertama dan kedua.”

DJI membantah laporan 2017 itu. Tidak ada bukti publik baru untuk mendukung klaim Amerika tentang DJI yang memata-matai AS. Manajemen DJI mengeluarkan sangkalan setelah laporan lembaga siber AS muncul.

“Di DJI, keselamatan adalah inti dari semua yang kami lakukan, dan keamanan teknologi kami telah diverifikasi secara independen oleh pemerintah AS dan bisnis terkemuka AS,” kata juru bicara DJI Adam Lisberg kepada Gizmodo.

“Kami memberi pelanggan kendali penuh dan lengkap atas data yang dikumpulkan, disimpan, dan dikirim. Untuk pelanggan infrastruktur pemerintah dan kritis yang membutuhkan jaminan tambahan, kami menyediakan drone yang tidak mentransfer data ke DJI atau melalui internet, dan pelanggan kami dapat mengaktifkan semua tindakan pencegahan yang direkomendasikan oleh DHS.”

Pada tahun 2018, DJI mempekerjakan perusahaan AS untuk melakukan analisis independen terhadap data dan praktik keamanan perusahaan. Laporan dari Kivu Consulting yang berbasis di San Francisco memberikan penilaian positif pada cara DJI menyimpan data, catatan penerbangan, dan informasi pribadi.

sumber : CNBC Indonesia

Semoga sedikit informasi diatas bisa bermanfaat bagi anda dan untuk informasi selengkapnya mengenai drone DJI Enterprise di Indonesia bisa menghubungi kami:

WA : +62 811 8549 888 | Telp : +62 21 7699 123

www.halorobotics.co.id

Load More Related Articles
Load More By Ryan Taftiyan
Load More In Drone

Check Also

Emesent Partners With Indonesia’s Halo Robotics To Bring Autonomous Drone Technology To Southeast Asia’s Largest Market

Emesent’s Advanced Laser Imaging Technology Gives Drones Autonomous Flight Capabilities, E…