Home Case Study DJI Terbitkan Pembaruan Firmware Untuk Baterai TB50 Dan TB55

DJI Terbitkan Pembaruan Firmware Untuk Baterai TB50 Dan TB55

3 min read
0
0
111

Pembaruan firmware baru sekarang tersedia untuk pengguna baterai TB50 dan TB55 untuk meningkatkan sistem manajemen baterai dan mengoptimalkan pasokan daya selama penerbangan. DJI menerapkan ukuran ini menyusul laporan bahwa sejumlah kecil baterai TB50 dan TB55 telah menunjukkan tingkat daya yang salah yang menyebabkan hilangnya daya di tengah penerbangan.

Pembaruan firmware ini membahas masalah langka yang melibatkan algoritma perhitungan status pengisian baterai (SOC), dan menambahkan langkah-langkah berikut dalam pengontrol penerbangan untuk membantu meningkatkan keselamatan penerbangan dan keandalan produk yang merupakan prioritas utama DJI:

1. Deteksi suhu baterai sebelum lepas landas

Suhu baterai harus 15 ° C atau lebih tinggi sebelum pesawat bisa lepas landas. Ini karena baterai dengan suhu rendah memiliki ketahanan internal yang lebih besar, yang menyebabkan tegangan lebih rendah daripada dalam kondisi normal. Baterai dengan tegangan rendah akan memiliki nilai SOC (status pengisian) yang rendah.

2. SOC (keadaan pengisian) sebelum take-off

Tegangan baterai akan digunakan untuk memverifikasi nilai SOC oleh algoritma DJI di firmware baru. Nilai SOC ini akan dibandingkan dengan yang dihitung oleh algoritma perhitungan SOC baterai untuk menentukan apakah ada pembacaan SOC palsu yang tinggi. Jika ada pembacaan SOC tinggi palsu, maka pesawat tidak akan bisa lepas landas.

3. Return-to-Home (RTH) atau Mendarat di muka

Ketika algoritme DJI mendeteksi perbedaan dalam level SOC antara algoritma dan tingkat aktual yang lebih besar dari 5%, RTH (return-to-home) akan diaktifkan pada level baterai terdeteksi sebesar 30% dan pendaratan otomatis diaktifkan pada 10% (berdasarkan algoritma DJI). Jika perbedaannya kurang dari 5% maka tidak ada tindakan yang akan diaktifkan.

DJI melakukan tes ekstensif untuk memverifikasi langkah-langkah baru ini. Semua pengguna DJI sangat mendesak untuk segera memperbarui firmware mereka untuk menyertakan peningkatan fitur keamanan terbaru, baik melalui aplikasi kontrol penerbangan atau program Asisten DJI 2. Harap beri waktu tambahan sebelum penerbangan Anda berikutnya untuk melakukan pembaruan ini. Aplikasi DJI Pilot akan meminta pengguna untuk memperbarui, dan aplikasi DJI GO 4 tidak akan mengizinkan penerbangan hingga pembaruan dilakukan.

Load More Related Articles
Load More By haloblog
Load More In Case Study

Check Also

Armada Drone Pertanian Terbesar Di Dunia

Penerapan Corteva Agriscience ™ Armada Drone Pertanian Terbesar Di Dunia Armada drone pert…