Home Drone Keunggulan dan Kekurangan DJI Spark Combo: Drone Paling Kecil dan Murah Saat Ini

Keunggulan dan Kekurangan DJI Spark Combo: Drone Paling Kecil dan Murah Saat Ini

5 min read
0
0
3,286

DJI sudah tak diragukan lagi merupakan salah satu produsen terbaik untuk drone. Saat ini bila pengguna atau pun penggemar aircraft berbicara mengenai drone, yang dibahas tentu saja DJI. Pada akhir tahun lalu, produsen ini meluncurkan DJI Spark Combo, drone dengan ukuran paling kecil dan harga paling murah yang ada. Setidaknya untuk saat ini. Ada beberapa keunggulan sendiri dari DJI Spark Combo yang menjadikannya salah satu drone yang banyak direkomendasikan. Terutama untuk para pengguna di kelas entry level.

Namun sebelum Anda memutuskan untuk memasukan seri drone terkecil ini ke dalam keranjang belanja, lebih dulu ketahui apa saja kelebihan dan kekurangan dari seri DJI Spark ini.

Di bawah ini akan kami bahas lebih jauh mengenai apa saja yang menjadi kelebihan sekaligus kekurangan dari DJI Spark Combo. Semoga setelah membaca daftar kekurangan serta kelebihan di bawah ini, Anda akan bisa memutuskan untuk membeli Spark Combo dari DJI atau pun tidak. Berikut ini ya!

Kelebihan DJI Spark Combo

Sejak pertama kali diluncurkan, DJI mengunggulkan seri Spark Combo ini sebagai drone dengan ukuran paling mungil serta ringan. Dibanderol dengan harga kurang dari $500, Spark Combo berukuran satu telapak tangan. Ukuran yang sudah mungil ini menjadikan DJI tak perlu merancang Spark Combo dalam mode lipat. Mengingat drone ini pun sudah sangat portable.

Ketika memulai menerbangkan Spark Drone, bisa hanya dengan meletakkan drone tersebut pada telapak tangan. Baru memberikan gesture atau mengontrol dari aplikasi untuk masuk ke flight mode. Canggih. Meskipun tentu saja DJI Spark Combo bukan yang pertama dengan fitur keunggulan ini. Mode yang sama juga bisa digunakan pada pendaratan. Dimana nantinya drone akan kembali mendarat pada telapak tangan.

Lagi-lagi, kedua fitur ini pun berjalan dengan begitu baik (bahkan lebih baik dari seri drone lain dengan fitur yang sama) berkat ukuran Spark Combo yang kecil dan ringan.

DJI membekali aplikasi yang hadir bersama drone ini dengan peringatan khusus. Dimana pilot akan melihat tanda peringatan bila menerbangkan aircraft di daerah terlarang. Katakan saja masuk ke dalam bagian properti milik orang lain. Ini berguna terutama karena sasaran pasar Spark Combo pada pengguna entry level.

Kekurangan DJI Spark Combo

Ukuran yang mungil memang menjadi keunggulan dari drone ini. Namun juga menjadi kekurangan. Salah satunya menjadikan Spark Combo tak bisa membawa banyak “beban” fitur yang berat. Inilah mengapa, drone yang dirilis pada akhir tahun tersebut mengusung ukuran kamera yang lebih kecil. Selain itu juga, tak ada mode perekam hingga kualitas 4K.

DJI memberikan fitur gesture control pada drone unggulan di kelas entry level tersebut. Sayangnya, produsen ternama tersebut sepertinya masih memiliki banyak pekerjaam rumah untuk menyempuranakan kembali fitur satu ini. Salah satunya karena membutuhkan jeda yang cukup lama sebelum drone akhirnya bisa responsif dengan perintah yang diberikan. Bisa jadi karena sensor yang dibekalkan kurang begitu kuat.

Selain itu juga, tak ada pelindung pada blade drone. Padahal DJI Spark Combo dibekali dengan fitur dimana bisa mendarat pada telapak tangan. Sehingga bukan tak mungkin, blade akan melukai telapak tangan ketika drone mendarat. Meskipun DJI sudah berusaha mengatasi masalah tersebut dengan teknologi dimana blade akan berhenti berputar ketika terdapat objek mendekat. Namun sekali lagi, sensor di drone ini kurang begitu bisa diandalkan.

Load More Related Articles
Load More By Nayaka
Load More In Drone

Check Also

DJI Phantom Autonomous Flight Hadirkan Fitur Baru Ground Station

Salah satu konsumen quadcopters paling populer di pasaran sekarang adalah pesawat tak bera…